PLEASE DISABLE YOUR ADBLOCK OR DNS BLOCKED FOR SUPPORT THIS SITE!

Blog Inspirasi Digital

Blog Inspirasi Digital

Tutorial Mikrotik, Hotspot, Blog, SEO, WEB 2.0, HTML, CSS, Javascript dan Inspirasi Digital

Mikrotik PCQ Generator untuk Queue Tree dan Simple Queue

PCQ Generator untuk Queue Tree dan Simple Queue

PCQ (PER-CONNECTION-QUEUE) merupakan salah satu cara melakukan manajemen bandwidth yang paling mudah, dimana PCQ bekerja dengan sebuah algoritma yang akan membagi bandwidth secara merata ke sejumlah client yang aktif. PCQ ideal diterapkan apabila dalam pengaturan bandwidth kita kesulitan dalam penentuan bandwidth per client.

PCQ MAKER TOOL:
https://buananetpbun.github.io/mikrotik-pcq-generator.html

Jangan lupa follow saya di github biar saya berikan generator hebat lain-nya https://github.com/buananetpbun

Kumpulan script generator saya lainnya bisa lihat disini:
https://buananetpbun.github.io




Baca Selengkapnya →

Script Otomatis Memperbaiki Jam dan Tanggal di Mikrotik

Perbaiki Otomatis SNTP dan Jam untuk Zona Waktu Indonesia - MikroTik Script RouterOS

Waktu sangat penting bagi komputer untuk melakukan hal yang benar. Jika jam Anda salah dalam satu menit, aplikasi pengautentikasi tidak akan berfungsi. Salah satu jam dan Jaringan Windows bermasalah. Salah hari dan Anda berisiko sertifikat SSL kedaluwarsa lebih awal (atau lebih lambat) dari yang seharusnya. VPN mungkin berhenti bekerja. Stempel tanggal pada log akan menyesatkan. Umumnya, waktu yang salah adalah Hal yang Buruk, dan yang lebih buruk adalah waktu hotspot tidak sinkron dengan Penagihan Hotpspot. Karena waktu yang tepat sangat penting.


Saya sediakan zona waktu masing-masing daerah wilayah Indonesia
Penyetelan Manual:
#==============================================
# Setting TimeZone By BuanaNET
#==============================================
# Waktu Indonesia Barat (WIB)  = +07:00
# Waktu Indonesia Tengah (WITA) = +08:00
# Waktu Indonesia Timur (WIT)  = +09:00 
#==============================================
# Ganti "+07:00" sesuaikan dengan daerah masing-masing
#==============================================
/system clock manual set time-zone="+07:00";
/system clock set time-zone-autodetec=no;
/system clock set time-zone-name="manual";
/ip cloud set update-time=no;
:local ntpServer "asia.pool.ntp.org";
:local primary [resolve $ntpServer];
:local secondary [resolve $ntpServer];
/system ntp client set primary-ntp $primary;
/system ntp client set secondary-ntp $secondary;
/system ntp client set enabled=yes;

Skrip Lengkap Dengan Sheduler:

/system scheduler
add interval=1d name=SETTING-TIMEZONE on-event="#=============================\
=================\r\
\n# Setting TimeZone By BuanaNET\r\
\n#==============================================\r\
\n# Waktu Indonesia Barat (WIB)  = +07:00\r\
\n# Waktu Indonesia Tengah (WITA) = +08:00\r\
\n# Waktu Indonesia Timur (WIT)  = +09:00 \r\
\n#==============================================\r\
\n# Ganti \"+07:00\" sesuaikan dengan daerah masing-masing\r\
\n#==============================================\r\
\n/system clock manual set time-zone=\"+07:00\";\r\
\n/system clock set time-zone-autodetec=no;\r\
\n/system clock set time-zone-name=\"manual\";\r\
\n/ip cloud set update-time=no;\r\
\n:local ntpServer \"asia.pool.ntp.org\";\r\
\n:local primary [resolve \$ntpServer];\r\
\n:local secondary [resolve \$ntpServer];\r\
\n/system ntp client set primary-ntp \$primary;\r\
\n/system ntp client set secondary-ntp \$secondary;\r\
\n/system ntp client set enabled=yes;" policy=\
ftp,reboot,read,write,policy,test,password,sniff,sensitive,romon start-time=startup

Baca Selengkapnya →

Kumpulan RouterOS Script Mikrotik Terlengkap

Mikrotik RouterOS Script DataBase - Saya mengumpulkan semua skrip mikrotik yang saya temukan di internet dan meringkasnya dalam satu database terpusat, saya tidak mengatakan bahwa skrip ini saya yang membuatnya dan saya akan tetap mencantumkan sumber dari mana saya menemukannya, tujuannya nanti agar pengguna tidak perlu lagi susah2 mencari skrip, biarkan spider dari web crawler saya yang bekerja (padahal input manual :D)

Selamat menikmati script terlengkap untuk memudahkan anda dalam mempelajari Script Mikrotik

ingin berkontribusi? atau punya script mikrotik yang unik buatan sendiri atau orang lain? kirim kesaya biar saya masukan dalam database (jika milik orang lain jangan lupa link sumbernya)

Link : https://buananetpbun.github.io/mikrotik/

Jangan lupa follow saya di github biar saya berikan tool mikrotik terbaik lain-nya https://github.com/buananetpbun




Baca Selengkapnya →

Hindari Packet-Mark Games Pada Simple Queue dan Queue Tree Bersamaan

Jangan memasukan packet mark pada queue yang berbeda untuk koneksi Game, pilih salah satu aja, simple queue atau hanya queue tree.

kedua queue sama2 memanfaatkan ram sebagai buffer (penampungan sementara) sedangkan koneksi game hanya butuh stabil dan lancar tanpa harus melewati 2x filter dalam buffer queue, jika perlu di jump tanpa queue sama sekali..ibarat langsung tanpa melewai router biar selayaknya bypass seperti fastrack.

kebanyakan orang berpikir semua yang dilakukan hanya untuk memprioritaskan koneksi game dalam HTB pada kedua queue, padahal konsep sederhana dalam mangle game terlebih untuk bandwitdh dedicated, cukup dengan membatasi trafik browsing dan download dan menyisakan ruang untuk game semua akan baik2 saja.




Baca Selengkapnya →

How to Mangle and Queue Signal Application in Mikrotik

Setelah kebijakan terbaru whatsapp yang mewajibkan Pengguna harus menyetujui pembagian data pribadi dari WA ke Facebook banyak pengguna didunia ini yang mulai pindah haluan ke Aplikasi Signal  dan saat ini mulai banyak dijadikan alternatif sebagai pengganti whatsapp, nah biar aplikasi signal juga lancar gak di komplain lag, lemot atau buffer maka gak ada salahnya harus ada penanganan pada prioritas. 

Aplikasi Signal tidak punya port khusus karena yang saya ketahui portnya tetap menggunakan secure TCP 443 dan port random untuk UDP, jadi kita cukup marking ke domain host *.signal.org dan *.whispersystems.org Untuk marking packet aplikasi Signal bisa menggunakan tls-host atau content atau addlist atau layer7

Saya share aja marking paket dengan tls-host lengkap dengan mangle dan queue


 /ip firewall address-list add address=192.168.0.0/16 list=IP-LAN
[code] 
/ip firewall address-list add address=172.16.0.0/12 list=IP-LAN
/ip firewall address-list add address=10.0.0.0/8 list=IP-LAN
/ip firewall filter add action=add-dst-to-address-list address-list=Signal address-list-timeout=1d chain=forward dst-address-list=!IP-LAN protocol=tcp tls-host=*.signal.org
/ip firewall filter add action=add-dst-to-address-list address-list=Signal address-list-timeout=1d chain=forward dst-address-list=!IP-LAN protocol=tcp tls-host=*.whispersystems.org
/ip firewall mangle add action=mark-connection chain=prerouting dst-address-list=Signal new-connection-mark=conn-Signal passthrough=yes src-address-list=IP-LAN
/ip firewall mangle add action=mark-packet chain=prerouting connection-mark=conn-Signal new-packet-mark=Signal-pkt passthrough=no src-address-list=IP-LAN
/ip firewall mangle add action=mark-packet chain=postrouting connection-mark=conn-Signal dst-address-list=IP-LAN new-packet-mark=Signal-pkt passthrough=no
/queue simple add name="Signal" packet-marks=Signal-pkt queue=default/default target=10.0.0.0/8,192.168.0.0/16,172.16.0.0/12 total-queue=default



Baca Selengkapnya →

Mikrotik LB PCC Calculation or PCC Load Balancing Calculation

Mikrotik LB PCC Calculation or Load Balancing PCC Calculation

Kalkulasi sederhana untuk menentukan berbandingan Denominator , Remainder dan Numerator pada PCC yang sebaiknya digunakan.




Salah satu kesulitan yang baru belajar Load Balancing PCC adalah cara membagi perhitungan perbandingan kecepatan pada masing2 Speed yang diberikan ISP, padahal konsep menggabungkan atau lebih tepatnya mendristribusikan 2 line ISP atau lebih sebenernya sama saja, yang penting kita bisa memahami cara pembagiannya. dan saya sangat menyarankan nilai perbandingan pada PCC sebisanya cari yang seringkas mungkin, karena semakin ringkas performa pada router juga akan semakin baik.

Sebagai Contoh:
ISP-1 : 40Mbps
ISP-2 : 20Mbps


Kita bisa saja membaginya dengan 40 = 10+10+10+10 dan 20 = 10+10 dengan PCC 10+10+10+10+10+10 = 6/0 + 6/1 + 6/2 + 6/3 + 6/4 + 6/5 tapi cara ini sangat memberatkan kinerja router.

Alangkah lebih baik jika perbandingannya dipersingkat seperti ini 40 = 20+20 dan 20 = 20 dengan PCC 20+20+20 = 3/0 + 3/1 + 3/2

Sebagai catatan pastikan ISP dengan speed lebih besar selalu berada diurutan pertama pada PCC.

Load Balancing PCC Tidak Seperti Rumus Matematika 20+10 = 30 Tapi lebih tepatnya menyeimbangkan seperti ini 20+10 = 20+10 atau 20+10 = 10+10+10

https://buananetpbun.github.io/pcc-calculation.html

Jangan lupa follow saya di github biar saya berikan generator hebat lain-nya https://github.com/buananetpbun

kumpulan script generator saya lainnya bisa lihat disini:
https://buananetpbun.github.io

Baca Selengkapnya →

 

Back to Top