Blog Inspirasi Digital

Blog Inspirasi Digital

Tutorial Mikrotik, Hotspot, Blog, SEO, WEB 2.0, HTML, CSS, Javascript dan Inspirasi Digital

Ionic Framework: Slideshow Sederhana Pada Aplikasi Android


Tampilan slideshow sederhana pada aplikasi Android yang dibangun dengan Ionic Framework.

Tampilan slideshow akan menambah cantik halaman awal pada aplikasi (landing page) Android kita yang dibangun menggunakan Ionic Framework. Di sini saya tidak membahas bagaimana cara instalasi Ionic Framework dan library pendukungnya, silahkan rekan-rekan melakukan googling.

Pada pembuatan slideshow, kita bisa menggunakan library dari Ionic yaitu ion-slides (https://ionicframework.com/docs/api/slides).

Pada saat artikel ini dibuat, saya menggunakan Ionic versi 5.2.4, npm versi 6.9.0 dan nodejs versi 12.13.0.



Langsung saja, berikut langkah-langkahnya:

1. Buat lembar kerja baru berupa template kosong (blank), dengan mengetik pada terminal:

[code]
ionic start aplikasiSlides blank
[/code]

2. Buka berkas home.page.ts di dalam direktori aplikasiSlides/src/app/home, dan pastikan isinya seperti berikut:

[code]
import { Component } from '@angular/core';
import { IonSlides } from '@ionic/angular';

@Component({
  selector: 'app-home',
  templateUrl: 'home.page.html',
  styleUrls: ['home.page.scss'],
})
export class HomePage {
  imageContainer = [
    {name: 'slides1', url:"https://cdn.pixabay.com/photo/2017/02/20/18/03/cat-2083492_960_720.jpg", link:"https://pixabay.com/photos/cat-young-animal-curious-wildcat-2083492/" },
    {name: 'slidess2', url:"https://cdn.pixabay.com/photo/2015/11/16/14/43/cat-1045782_960_720.jpg", link:"https://pixabay.com/photos/cat-animal-cat-portrait-mackerel-1045782/"},
    {name: 'slides3', url:"https://cdn.pixabay.com/photo/2014/04/13/20/49/cat-323262_960_720.jpg", link:"#"}
];
   
slideOpts = {
  loop: true,
  effect: 'slide',
  speed: 100,
  slidesPerView: '1',
  paginationClickable: true,
  showNavButtons: false,
  autoplay: true, 
  autoplayDisableOnInteraction: false
};  
   
  constructor() {}
}
[/code]

3. Buka berkas home.page.html juga di dalam direktori aplikasiSlides/src/app/home, dan pastikan isinya seperti berikut:
[code]  
 <ion-header>  
  <ion-toolbar>  
   <ion-title>  
    Ionic Blank  
   </ion-title>  
  </ion-toolbar>  
 </ion-header>  
 <ion-content>  
  <div class="ion-padding">  
   <ion-slides *ngIf="imageContainer && imageContainer.length" pager="true" [options]="slideOpts">  
    <ion-slide *ngFor="let image of imageContainer" padding>  
     <a href="{{image.link}}"><img src="{{image.url}}" width="100%" height="426" text-center padding></a>  
    </ion-slide>  
   </ion-slides>  
  </div>  
 </ion-content>  
 [/code]  

4. Jalankan, dengan mengetik pada terminal:

[code]
ionic serve .
[/code]

5. Selesai.

Penulis: Aplikasi dan Jaringan
Chanel Youtube : Simple Tutorial

Baca Selengkapnya →

Alasan Saya Tidak Memberikan Hak Full Akses Admin di Mikrotik User List

Bulan ini saya menolak 5 customer hanya karena masalah hak full access admin di mikrotik. Masalah ini sebenarnya di lema buat saya pribadi, dikasih salah, gak dikasih juga salah. Mungkin selama ini para customer trauma karena banyak ketemu jasa setting yg tergolong ribet, memang ada beberapa sih sampai gak mau ngasih hanya untuk keperluan upload atau keperluan reset, saya juga tidak menyalahkan, itu tergantung kebijakan masing2, kalo saya pribadi, customer minta reset saat ini, saat itu juga saya bantu reset selama saya sedang OL depan PC, apa susahnya kalau cuman reset :D

Saya tidak pernah mengunci mikrotik untuk tujuan mempersulit, padahal customer bisa semaunya masuk router karena saya sudah memberikan hak access write, dan itu sebenarnya sudah semi admin, artinya tidak ada pembatas, customer bisa mengedit semaunya, hanya saja tidak bisa melakukan backup, itu saja bedanya..apa itu masih tidak cukup? jika tidak, ada sesuatu yang janggal berarti.


Dalam pemikiran saya customer sebenarnya hanya saya beri hak guna pakai script, bukan hak diberikan atau hak duplikasi apalagi disebar luaskan. Saya tidak memberikan full access admin sebenarnya hanya bertujuan menjaga script saya agar tidak disalahgunakan, hanya itu saja, tidak ada kepentingan lain. seandainya customer yang saya setting paham mikrotik cukup melihat aja harusnya sudah bisa menduplikasi tanpa harus bisa membackup segala.

Client saya lumayan banyak, bahkan customer yang saya setting hari ini, besok paling saya sudah lupa, jangan takut, saya tidak akan melakukan tindakan aneh2 atau membuat mikrotik error biar dapat duit tambahan, saya tidak selapar itu kok :D kalopun ada silahkan protes di komentar kita terbuka saja :D

ok cukup jelas ya, biar tidak salah paham nantinya di belakang :)

Jika berminat menggunakan jasa saya silahkan hub langsung di Jasa Setting Mikrotik

Baca Selengkapnya →

Lazarus IDE: Merubah huruf pada TLabel dengan TComboBox


Penulis: Aplikasi dan Jaringan
Chanel Youtube : Simple Tutorial

Kali ini kita akan membuat sebuah percobaan kecil, bagaimana huruf atau kalimat label milik TLabel di Lazarus IDE dapat kita rubah menggunakan daftar jenis huruf yang telah kita tambahkan didalam dropdown menu atau TComboBox secara "on the fly". Artinya kita tidak perlu untuk membongkar kode hanya untuk mengganti jenis huruf milik TLabel, cukup dengan menggantinya dari aplikasi.



Berikut adalah langkah-langkahnya :

1. Buat sebuah project baru di Lazarus IDE.

2. Tambahkan sebuah TLabel komponen dan sebuah TComboBox komponen diatas Form1 sebagai lembar kerja. Sehingga otomatis masing-masing akan diberi nama ComboBox1 dan Label1.

3. Dari Object Inspector, pilih property milik TComboBox yang bernama ComboBox1 dan set propertiesnya "Read Only" dengan True. Dan dari Events milik ComboBox1, lakukan klik 2 kali atau dobel klik di area kosong sebelah kanan "OnChange" sehingga akan ditampilkan lembar source editor. Tambahkan kode kedalamnya :

[code]
Label1.Font.Name := ComboBox1.Items.Strings[(ComboBox1.Items.IndexOf(ComboBox1.Text))];
[/code]

Dimana dengan kode diatas, untuk merubah huruf di TLabel (Label1), kita memerlukan perubahan properties nama huruf (Font Name) milik Label1 yang didapat dari list atau daftar huruf di TComboBox (ComboBox1).

4. Dari Object Inspector kembali, pilih property Form1 (TForm), kemudian pilih Events dan lakukan dobel klik di area kosong sebelah kanan "OnCreate" sehingga kita akan kembali ke lembar source editor, lalu tambahkan kode kedalamnya :

[code]
ComboBox1.Items.AddStrings(Screen.Fonts);
[/code]

Dimana dengan kode diatas akan memuat semua huruf yang terdapat didalam operating system (OS), kedalam TComboBox (ComboBox1) yang mana setiap huruf akan berbeda antara Windows, Linux atau MacOS.

5. Selesai, tekan F9 atau klik menu Run untuk melihat hasil akhirnya.


Kode selengkapnya adalah sebagai berikut :

[code]
unit Unit1;

{$mode objfpc}{$H+}

interface

uses
Classes, SysUtils, FileUtil, LResources, Forms, Controls, Graphics, Dialogs,
StdCtrls;

type

{ TForm1 }

TForm1 = class(TForm)
ComboBox1: TComboBox;
Label1: TLabel;
procedure ComboBox1Change(Sender: TObject);
procedure FormCreate(Sender: TObject);
private
{ private declarations }
public
{ public declarations }
end;

var
Form1: TForm1;

implementation

{ TForm1 }

procedure TForm1.ComboBox1Change(Sender: TObject);
begin
Label1.Font.Name := ComboBox1.Items.Strings[(ComboBox1.Items.IndexOf(ComboBox1.Text))];
end;

procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
begin
ComboBox1.Items.AddStrings(Screen.Fonts);
end;

initialization
{$I unit1.lrs}

end.
[/code]

Baca Selengkapnya →

Mikrotik: Cara Mengurukan Port Game Dari Kecil ke Besar Dengan TextFixer

Yang sering terabaikan adalah urutan port dalam mangle mikrotik kadang berpengaruh juga pada performa kelancaran alur paket data, terlebih jika ada banyak Port Game didalamnya, Untuk mengurutkan banyak port sekaligus biar lebih rapi dari angka kecil ke paling besar bisa menggunakan tool online yang biasa saya gunakan TextFixer

Mangle mikrotik hanya membatasi 15 port per koma dalam satu baris, pastikan semua port terisi dulu baru dilanjutkan dibawahnya.



Baca Selengkapnya →

FREE DNS Ping Test Tool Menggunakan Batch File

FREE DNS Ping Test Tool Menggunakan Batch file windows, Sesuai namanya pasti sudah mengerti fungsinya berguna untuk mencari Free DNS terbaik didunia saat ini yang bisa dicoba pada routernya, silahkan cari ping terkecil dari DNS selain Google DNS atau OpenDNS yang sudah pasaran :D

Source code bisa di download di github:
https://github.com/buananetpbun/FREE-DNS-PING-TEST-DOS-BATCH

jangan lupa jadi follower saya :)



SOURCE CODE:
@ECHO off
ECHO ===============================================
ECHO FREE DNS PING TEST
ECHO BY: BUANANET, SEPTEMBER 2019
ECHO fb.com/buananet.pbun
ECHO ===============================================
CALL:IP 8.8.8.8
ECHO * Google 8.8.8.8:   %ms%
CALL:IP 8.8.4.4
ECHO * Google 8.8.4.4:   %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 208.67.222.222
ECHO * OPENDNS 208.67.222.222:  %ms%
CALL:IP 208.67.222.222
ECHO * OPENDNS 208.67.220.220:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 1.1.1.1
ECHO * Cloudflare DNS 1.1.1.1:  %ms%
CALL:IP 1.0.0.1
ECHO * Cloudflare DNS 1.0.0.1:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 9.9.9.9
ECHO * Quad9 9.9.9.9:   %ms%
CALL:IP 149.112.112.112
ECHO * Quad9 149.112.112.112:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 4.2.2.1
ECHO * Verizon DNS 4.2.2.1:   %ms%
CALL:IP 4.2.2.2
ECHO * Verizon DNS 4.2.2.2:   %ms%
CALL:IP 4.2.2.3
ECHO * Verizon DNS 4.2.2.3:   %ms%
CALL:IP 4.2.2.4
ECHO * Verizon DNS 4.2.2.4:   %ms%
CALL:IP 4.2.2.5
ECHO * Verizon DNS 4.2.2.5:   %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 199.85.126.10
ECHO * Norton ConnectSafe 199.85.126.10: %ms%
CALL:IP 199.85.127.10
ECHO * Norton ConnectSafe 199.85.127.10: %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 84.200.69.80
ECHO * DNS Watch 84.200.69.80:  %ms%
CALL:IP 84.200.70.40
ECHO * DNS Watch 84.200.70.40:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 8.26.56.26
ECHO * Comodo Secure DNS 8.26.56.26:  %ms%
CALL:IP 8.20.247.20
ECHO * Comodo Secure DNS 8.20.247.20: %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 64.6.64.6
ECHO * Verisign 64.6.64.6:   %ms%
CALL:IP 64.6.65.6 
ECHO * Verisign 64.6.65.6:   %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 192.95.54.3
ECHO * OpenNIC 192.95.54.3:   %ms%
CALL:IP 192.95.54.1
ECHO * OpenNIC 192.95.54.1:   %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 81.218.119.11
ECHO * GreenTeamDNS 81.218.119.11:  %ms%
CALL:IP 209.88.198.133 
ECHO * GreenTeamDNS 209.88.198.133:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 185.228.168.9
ECHO * CleanBrowsing 185.228.168.9:  %ms%
CALL:IP 185.228.169.9
ECHO * CleanBrowsing 185.228.169.9:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 198.101.242.72
ECHO * Alternate DNS 198.101.242.72:  %ms%
CALL:IP 23.253.163.53
ECHO * Alternate DNS 23.253.163.53:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 176.103.130.130
ECHO * AdGuard DNS 176.103.130.130:  %ms%
CALL:IP 176.103.130.131
ECHO * AdGuard DNS 176.103.130.131:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 176.209.244.0.3
ECHO * CenturyLink 209.244.0.3:  %ms%
CALL:IP 209.244.0.4
ECHO * CenturyLink 209.244.0.4:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 195.46.39.39
ECHO * SafeDNS 195.46.39.39:   %ms%
CALL:IP 195.46.39.40
ECHO * SafeDNS 195.46.39.40:   %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 208.76.50.50
ECHO * SmartViper 208.76.50.50:  %ms%
CALL:IP 208.76.51.51
ECHO * SmartViper 208.76.51.51:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 216.146.35.35
ECHO * DYN 216.146.35.35:   %ms%
CALL:IP 216.146.36.36
ECHO * DYN 216.146.36.36:   %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 45.33.97.5
ECHO * FreeDNS 45.33.97.5:   %ms%
CALL:IP 37.235.1.177
ECHO * FreeDNS 37.235.1.177:   %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 77.88.8.8
ECHO * Yandex.DNS 77.88.8.8:   %ms%
CALL:IP 77.88.8.1
ECHO * Yandex.DNS 77.88.8.1:   %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 91.239.100.100
ECHO * UncensoredDNS 91.239.100.100:  %ms%
CALL:IP 89.233.43.71
ECHO * UncensoredDNS 89.233.43.71:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 74.82.42.42
ECHO * Hurricane Electric 74.82.42.42: %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 109.69.8.51
ECHO * puntCAT 109.69.8.51:   %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 156.154.70.1
ECHO * Neustar 156.154.70.1:   %ms%
CALL:IP 156.154.71.1 
ECHO * Neustar 156.154.71.1:   %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 45.33.97.5
ECHO * Fourth Estate 45.77.165.194:  %ms%
ECHO ===============================================
CALL:IP 37.235.1.177
ECHO * Tenta 37.235.1.177:   %ms%
CALL:IP 99.192.182.101
ECHO * Tenta 99.192.182.101:   %ms%
ECHO ===============================================
ECHO.
ECHO ** Test Done! **
ECHO.
ECHO.
  
ECHO.&PAUSE&GOTO:EOF
 
:IP
SET ms=# RTO #
FOR /F "tokens=4 delims==" %%i IN ('ping.exe -n 1 %1 ^| FIND "ms"') DO SET ms=%%i
GOTO:EOF

Baca Selengkapnya →

Banyak Port Game Dalam Mangle Mikrotik Akan Membebani CPU Router?

Apa dengan memasukan banyak port game akan membebani CPU router? kalo ada yang bilang iya berarti belum memahami konsep firewall, pada kenyatannya firewall pada mikrotik hanya membatasi include 15 port dalam satu baris tidak lebih dari itu, lalu bagaimana dengan port dibawahnya? jika baris pertama menggunakan passthrough=yes maka akan dilanjutkan ke port baris berikutnya, begitu seterusnya sampai paket tersebut bener2 ditandai kedalam packet mark.

Ada yang mengatakan menggunakan port game tergolong teknik jadul, entah jadul seperti apa yang di maksud atau memang dia tidak punya list port game sama sekali :D



Lalu bagaimana dengan teknik menggunakan port selain game? sebagai contoh !80,21,22,23,443,500-1000...dst..Edan! jujur saja ini sesuatu yang konyol, bagaimana mungkin bisa diterapkan, bagaimana bisa mengetahui port ini adalah port selain game, karena ada ribuan custom port selain port default yang terdaftar dalam list TCP/IP. hati2 menggunakan konsep ini jika menggunakan 2 line apalagi sebagai cara untuk pisah jalur antara game dan bukan game, salah2 banyak port yang bocor, efeknya bukan tambah bagus malah makin jelek.

Lalu bagaimana solusinya? clue dari saya bisa dengan menggunakan 2 konsep filtering, yang menggunakan setingan saya pasti sudah tidak asing, karena didalamnya sudah ada 2 yaitu port game dan port selain game, kenapa harus ada 2? konsep ini perlu dilakukan untuk menandai bahwa port yang digunakan bener2 port game, jika bukan port game maka dilanjutkan ke filter berikutnya yaitu port selain game. disini kalian harus memahami lagi nilai besaran packet sebelum menyatakan bahwa itu adalah paket game, karena pada kenyatannya tidak ada game dengan trafik diatas 2Mbps selain hanya game roblox yang saya temui sampai saat ini.

Tunggu update 2020 saya sudah menyiapkan traffic shaping dengan konsep yang lebih sangar dan lebih ramah dengan semua router apapun tipenya. selalu kunjungi halama facebook saya https://www.facebook.com/buananetmikrotik/


Baca Selengkapnya →

 

Back to Top